Selasa, 09 Desember 2014

Cerita Pendek Bahasa Inggris

JIMM AND SHOE FAIRY

Narator : one day, there is a man named Jimm. He is a shoemaker. He lives poor alone in a small house. One day, there are two girls that want to order two pairs of shoes.
Sheila : Can you finish two pairs of shoes in a night?
Candy : We must go to party tomorrow. We will pay you more if you can finish it
Jimm : It’s impossible but I will try
Narator : then, Jimm work hard until night. That was a cold winter night. But Jimm is too old for doing that tiring work. So he fell to the floor and feels like his body was frozen.
Shoe Fairy : oowh.. how poor you... I will help you...
Jimm : Who are you?!?!?
Shoe Fairy : I’m a shoe fairy, you can ask anything you want to me.
Jimm : Really,so I want you to finish these shoes!
Narator : then, two pairs of beautiful party shoes was in beside him. The next day, the two girls came again to him.
Candy : Have you finish our shoes???
Jimm : Of course...
Sheila : Excellent! Here’s your pay... (giving money)
Narator : then, Jimm grow became a rich man, because he can ask anything he wants to the fairy. But, that was make the man became arrogant.
Neighbours : Hy Jimm,Can you help me please????
Jimm : Help you???
Neighbours : Yes, Can you lend me some money??? I need it to cure my wife.
Jimm : No! I won’t share my money to anyone!!!
Narator : know that, the shoe fairy was so angry.
Shoe Fairy : Jimm, why are you act so arrogant now?!?!?!?
Jimm : Why?!?!? Because I’m rich! I have anything!
Shoe Fairy : But you must share it to other poor ones!
Jimm : No! I won’t!!!
Narator : Then, the Shoe fairy turn Jimm became a poor shoemaker again.

Masa Pergerakan Nasional

MASA PERGERAKAN NASIONAL

       Pada awal ke-20, pemimpin-pemimpin Indonesia sadar bahwa perlawanan bersenjata tidak akan berhasil.Apalagi jika perlawanan itu bersifat kedaerahan. Rasa persatuan dan kebangsaan mulai berkembang. Suku-suku bangsa Indonesia sama-sama menderita di bawah penjajahan. Penderitaan yang sama itu menimbulkan rasa persatuan. Merekapun sadar bahwa mereka adalah satu bangsa.dan mempunyai satu tanah air.
       Penjajahan Belanda tidak lagi di lawan dengan kekuatan senjata, tetapi dengan kekuatan politik. Disamping itu, dilakukan usaha memajukan pendidikan, meningkatkan ekonomi rakyat, dan mempertahankan kebudayaan. Seluruh rakyat diikutkan dalam perjuangan. Mereka berhimpun dalam berbagai organisasi.

Latar belakang pergerakan nasional

       Pergerakan nasional lahir dari penderitaan rakyat. Bangsa Indonesia terbelakang disemua bidang. Mereka miskin,ekonominya dikuasai bangsa asing. Orang Indonesiapun hidup dengan biaya 2.5 sen setiap hari. Dibidang Pendidikanpun Indonesia tertinggal. Sebagian rakyat masih buta huruf. Jumlah sekolah lebih sedikit dibandingkan jumlah penduduk.Lagi pula tidak semua orang bebas memasuki sekolah. Rakyat biasa hanya bisa memasuki memasuki sekolah rendah pribumi. Murid-murid diajar hanya sekedar membaca, menulis dan berhitung, setelah tamat mereka diangkat sebagai pegawai rendah dengan gaji yang kecil. Pendidikan yang memakai sistem barat hanya boleh diikuti oleh anak pegawai yang bergaji besar, anak bangsawan atau anak orang kaya.
      Rakyat tidak mempunyai tempat untuk mengadukan nasib. Penguasa-penguasa pribumi tidak berkuasa lagi. Raja-raja dan para bupati hanya memerintah sesuai dengan kehendak Belanda. Bahkan,banyak diantaranya dijadikan alat untuk menindas rakyat.
     Dalam keadaan seperti itu, golongan pelajar tampil kemuka. Mereka adalah orang-orang Indonesia yang mendapat pendidikan Barat. Mereka mempelopori dan memimpin pergerakan nasional. Mereka berjuang di berbagai bidang. Ada yang berjuang di bidang Politik, Ekonomi, maupun di bidang Pendidikan. Tujuan perjuangan itu satu, yakni mencapai kemerdekaan bangsa dan tanah air.
     Peristiwa-peristiwa di dalam negeri berpengaruh pula terhadap Pergerakan Nasional. Peristiwa itu antara lain kemenangan Jepang dalam perang melawan rusia pada tahun 1905, Jepang bangsa Asia sedangkan Rusia bangsa Eropa(barat). Kemenangan Jepang itu membuktikan bahwa bangsa Asia bisa mengalahkan bangsa Eropa. Revolusi cina dan gerakan nsional India dan Filipina, mempengaruhi juga pergerakan nasional. Revolsi Cina meletus pada tahun 1911. Golongan nasionalis Cina berhasil mengalahkan Dinasti Manchu yang sudah lama menguasai negeri Cina. Dinasti Manchu bukan orang cina asli.
     Di India terjadi gerakan nasional menentang penjajahan Inggris. Pemimipin terkemuka India adalah Mahatma Gandhi.Di Filipina terjadi pula gerakan nasional menentang penjajahan Spanyol.

Pergerakan Nasional
Latar Belakang:
* Max Havelaar karangan Douwes Dekker atau Multatuli menentang praktek tanam paksa
di daerah Lebak, Baron van Hoevel mengkritik penyelewengan tanam paksa.
* Theodore van Deventer, menuntut penghapusan tanam paksa.
Dikenal sebagai politik etis atau politik balas budi.
Dilaksanakan th 1901:[edukasi, irigasi, transmigrasi]
* Untuk anak Eropa dan Bumiputera kelas atas ada sekolah [HIS, MULO, AMS,
Kweekschool, STOVIA, THS]
* Pendidikan dianggap menaikkan status sosial anak
* Pendidikan menimbulkan golongan cendekiawan/pelajar

Perlawanan Bangsa Indonesia
a. Sebelum tahun 1908 - bersifat lokal - tidak menggunakan organisasi modern - bergantung kepada seorang pemimpin
b. Sesudah tahun 1908 - bersifat nasional - menggunakan organisasi modern - tidak bergantung pada seorang pemimpin

Faktor pengaruh tumbuhnya pergerakan nasional di Indonesia :

      Faktor dari dalam
1. Penderitaan akibat praktek-praktek kolonialisme yang menumbuhkan perasaan senasib dan sepenanggungan
2. Politik Etis menumbuhkan golongan cendekiawan dan menjadi pelopor pergerakan nasional

      Faktor dari luar
1. Kemenangan Jepang melawan Rusia dalam perang tahun 1905
2. Adanya pergerakan nasional di negara lain seperti India, Fillipina, Cina, Turki

Klasifikasi pergerakan nasional berdasar sifat gerakan: 
Kooperatif         : Kerjasama dengan penjajah
Non-Kooperatif : tidak bekerjasama dengan paragraf

Klasifikasi berdasar misi:
       Sifat misi - radikal [IP, PKI, PNI, Partindo, Gerindo] - moderat [PSII, PII, BU, Parindra] Prinsip perjuangan - Kooperatif [BU, PSII, Gerindo] - Non-kooperatif [PKI, PNI, Partindo] - Insidental [Parindra][ada pada saat dibutuhkan] Dasar gerakan politik - Kebangsaan [PNI, Partindo, Parindra, BU, IP, Gerindo] - Internasional [PKI] - Agama [PSII, PII]

ORGANISASI PERGERAKAN NASIONAL
Budi Utomo
     Didirikan tanggal 20 mei 1908 [sekarang Hari Kebangkitan Nasional] Didirikan dr. Sutomo, dr. Ciptomangunkusumo, dan dr. Gunawan [pelajar STOVIA]

Sarekat Islam
     Semula bernama SDI, yg didirikan di Surakarta 1909. Oleh KH. Samanhudi
* Bidang agama dan perdagangan
* 1911, SDI berubah jadi Sarekat Islam.
* Dipimpin HOS. Cokroaminoto
* Tokoh lain: H. Agus Salim, Abdul Muis. Indische Partij
* Didirikan RM. Suwardi Suryaningrat, dr Cipto Mangunkusumo, EFE. Douwes Dekker, 1912, Bandung.
* Suwardi Suryaningrat mengkritik perayaan 100 tahun kemerdekaan Belanda dengan tulisan Als ik een Nederlander was [andai aku seorang Belanda]
* Kihajar Dewantara, dr. Cipto Mangunkusumo, Douwes Dekker, dibuang ke Belanda.

Perhimpunan Indonesia [tadinya bernama Indische vereeniging] 
* Didirikan oleh pelajar Indonesia di negeri Belanda 1922.
* Tokoh: Moh. Hatta, Ahmad Subardjo, Natzir Pamontjak, Abdul Majid Joyodiningrat.
* PI menuntut Indonesia Merdeka 1926, anggota PI mengikuti Kongres Liga Anti Imperialisme di Brussel, Belgia. Pemimpin PI akhirnya ditangkap Belanda, tetapi kembali dibebaskan, karen tidak terbukti bersalah

Indische Sociaal Democratische Vereeniging [ISDV] 
*Dikembangkan Sneevliet
* ISDV melakukan penetrasi ke tubuh organisasi pergerakan, antara lain SI, melalui Semaun dan Darsono.
* SI pecah jadi 2: * SI Merah condong ke paham sosialis * SI putih mempertahankan asas dan tujuan SI
* Semaun adalah pimpinan SI Merah, setelah kelusr dari SI Merah ia mendirikan PKI PKI berkaitan dengan komitern di Moscow, Uni Soviet.
* PKI mempengaruhi petani dan rakyat kecil
* 1926, pemberontakan PKI di Madiun. Oleh Alimin dan Tan Malaka, tapi gagal.

PNI
* Didirikan tahun 1927, Bandung.
* Oleh pelajar yang tergabung dalam Algemeene Studie Club dengan ketua Ir. Soekarno.
* PNI membahayakan Belanda. Maka tokoh-tokoh PNI ditangkap dan dimasukkan dalam penjara Sukamiskin, Bandung. Dalam penjara Ir. Soekarno menulis pidato "Indonesia Menggugat"
* Ir. Soekarno diganti oleh Mr. Sartono. Mr. sartono kemudian membubarkan PNI dan membentuk Partindo.
* Moh. Hatta yang tidak setuju pembentukan Partindo membentuk PNI Baru
* Ir. Soekarno bergabung dengan Partindo.
* Ir. Soekarno ditangkap dan dibuang ke Endi, Flores. Moh. Hatta dan Syahrir dibuang ke Bandaneira.

Organisasi yang bersifat kooperatif 

PBI, GAPI, Parindra.
Perjuangan organisasi melalui Volksraad, 1918. Masa Gubernur Tjarda Van Starkeborgh. Tujuannya mendapat perwakilan rakyat Indonesia dalam pemerintahan Organisasi pergerakan dalam bidang sosial, pendidikan, keagamaan dan kewanitaan
* Muhammadiyah, Taman Siswa, INS, NU, Sekolah Kautamaan Istri, Wanita Susilo, dll
* Organisasi pemuda yang bersifat kedaerahan : Tri Koro Dharmo[yang pertama], Jong sumatranen Bond, Jong Celebes, Jong Minahasa, Jong Java, Jong Batak, Jong Pasundan,dll

MASA BERTAHAN PERGERAKAN NASIONAL
MENJELANG RUNTUHNYA HINDIA BELANDA
(1930-1942)
PENDAHULUAN

       Sejarah Indonesia sejak tahun 1908 memulai babak baru, yaitu babak pergerakan nasional. Hal itu ditandai dengan berdirinya Budi Utomo. Tiga tahun setelah Boedi Oetomo lahir, tahun 1911 berdiri organisasi bagi orang-orang Islam di Indonesia, yaitu Sarekat Dagang Islam (SDI) di Solo oleh Haji Samanhudi. Lalu namanya dirubah menjadi Sarekat Islam untuk menarik anggota lebih banyak. Selain organisasi yang disebut diatas masih banyak organisasi lain yang didirikan baik bersifat kooperatif maupun radikal, baik yang di dalam negeri maupun di luar negeri. Tetapi tujuan dari organisasi tersebut hampir sama yaitu kemerdekaan Indonesia walaupun tidak terang-terangan diungkapkan. Masa pergerakan nasional di Indonesia terbagi menjadi tiga masa. Dari masa kooperatif, masa radikal, terakhir masa bertahan.

       Banyak sekali organisasi-organisasi radikal yang melakukan aksinya. Antara lain yaitu ISDV. ISDV adalah organisasi yang berhaluan komunis. Pergerakannya sangat radikal. Organisasi pergerakan nasional lainnya yang palin berpengaruh bagi perkembangan bangsa yaitu PNI. PNI dipelopori tokoh yang sangat gigih memperjuangkan kemerdekaan yaitu Bung Karno. Tetapi akhirnya karena Gubernur Jenderal pada saat itu sangat reaksioner terhadap pergerakan maka organisasi ini dinyatakan terlrang dan tokoh-tokohnya diasingkan. PNI meruoakan organisasi yang terakhir yang menandai berakhirnya masa pergerakan radikal.

A. BERAKHIRNYA MASA NONKOOPERASI

       Pada masa awal tahun 1930-an pergerakan kebangsaan Indonesia mengalami masa krisis. Keadaan seperti itu disebabkan beberapa hal. Pertama, akibat krisi ekonomi atau malaise yang melanda dunia memaksa Hindia Belanda untuk bertindak reaksioner dengan tujuan menjaga ketertiban dan keamanan. Dalam rangka kebijakan itu, pemerintah Hindia Belanda mengeluarkan beberapa pasal-pasal karet dan exorbitante rechten secara lebih efektif. Kedua, diterapkannya pembatasan hak berkumpul dan berserikat yang dilakukan pengawasan ekstra ketat oleh polisi-polisi Hindia Belanda yang diberi hak menghadiri rapat-rapat yang diselenggarakan oleh pattai politik. Selain itu juga dilakukan pelarangan bagi pegawai pemerintah untuk menjadi anggota partai politik. Ketiga, tanpa melalui proses terlebih dahulu Gubernur Jenderal dapat menyatakan suatu organisasi pergerakan atau kegiatan yang dilakukannya bertentangan dengan law and order sesuai dengan Koninklijk Besluit tanggal 1 September 1919. Peraturan itu merupakan modifikasi dari pasal 111 R.R. (Regrering Reglement). Keempat, banyak tokoh pergerakan kebangsaan di Indonesia yang diasingkan, seperti Soekarno, Hatta, dan Syahrir.

      Hal diatas menjadi semakin parah ketika Hindia Belanda diperintah Gubernur Jenderal yang konservatif dan reaksioner yaitu de Jonge (1931-1936). . Periode awal 1932 sampai dengan pertengahan 1933 tidak hanya ditandai oleh perpecahan gerakan nasionalis serta kegagalan usaha pengintegerasian organisasi-organisasi nasionalis, tetapi juga oleh aksi politik yang semakin meningkat terutama sebagai dampak politik agitasi yang dijalankan oleh Soekarno. Tetapi dalam hal ini, Gubernur Jenderal de Jonge secara konsekuen menjalankan politik “purifikasi” atau “pemurnian” artinya menumpas segaa kecenderungan ke arah radikalisasi dengan agitasi massa dan semua bentuk nonkooperasi . Maka dari itulah gerak-gerik Partindo dan PNI Baru senantiasa diawasi secara ketat. Aksi massa dan politik agitasi Soekarno selama lebih kurang satu tahun dari pertengahan 1932 sampai pertengahan 1933 merupakan titk puncak perkembangan Partindo. Jumlah anggotanya naik dari 4.300 menjadi 20.000 orang. Soekarno dkk juga melakukan safari ke 17 cabang di Jawa Tengah untuk berbicara di muka rapat yang penuh sesak. Dalam pidatonya Soekarno banyak membicarakan tentang kemerdekaan Indonesia.

      Dalam situasi yang semakin panas dapat diduga bahwa penguasa sudah siap untuk bertindak. Tindakan pertama adalah ialah pemberangusan surat kabar Fikiran Rakyat pada tanggal 19 Juli 1933 yang membuat sebuah cartoon. Pada 1 Agustus semua rapat Partindo dan PNI Baru dilarang dan hari tu juga Soekarno ditahan. Selanjutnya pada bulan Desember 1933 Moh. Hatta dan Sjahrir ditangkap. Dengan tangan besinya Gubernur Jenderal de Jonge hendak mempertahankan otoritasnya, sehingga setiap gerakan yang bernada radikal atau revolusioner tanpa ampun ditindasnya dengan alasan bahwa pemerintah kolonial bertanggunng jawab atas keadaan di Hindia Belanda, dan baginya dibayangkan bahwa dalam masa 300 tahun berikutnya pemerintah itu akan masih tegak berdiri . Politik represifnya berhasil menghentikangerakan politik nonkooperasi sama sekali.

      Dalam hubungan ini perlu ditambahkan bahwa selama dalam tahanan, Soekarno~menurut dokumen-dokumen arsip kolonial~telah menulis surat kepada pemerintah Hindia Belanda sampai empat kali, yaitu tanggal 30 Agustus, 3, 21, dan 28 September yang kesemuanya memuat pernyataan bahwa dia telah melepaskan prinsip politik nonkooperasi, bahkan selanjutnya tidak lagi akan melakukan kegiatan politik. Sudah barang tentu hal itu menggemparkan kaum nasionalis serta menimbulkan bermacam-macam reaksi. Ada yang penuh keheranan atau kekecewaan, ada pula yang merasa jengkel atas perubahan sikap yang berbalik 180 derajat itu.

B. REORIENTASI STRATEGI DAN REORGANISASI PERGERAKAN

       Pemerintah Hindia Belanda tidak bersedia memulihkan hak politik bagi pergerakan nasional di Indonesia. Tetapi Hindia Belanda masih membiarkan organisasi pergerakan yang moderat untuk hidup. Hal itu juga disebabkan beberapa hal seperti menjamin demokrasi yang makin tumbuh pasca Perang Dunia I, keamanan yang diciptakan organisasi itu, dan sebab-sebab lainnya yang dianggap tidak merugikan pihak Hindia Belanda. Pemerintah Belanda tidak hendak mematikan pergerakan di Indonesia. Mereka tahu bahwa perasaan rakyat yang tidak tersalurkan karena dibungkam oleh pemerintah akan mencari jalan lain yang dapat menimbulkan gerakan-gerakan eksplosif yang tidak diinginkan. Pemerintah Hindia Belanda hanya hendak melemahkan aktivitas prgerakan yang bersifat radikal-revolusioner. Yang diharapkan oleh pemerintah kolonial adalah semacam nasionalisme yang lunak dan kompromis, yang dapat digunakan sebagai alat untuk membendung perasaan rakyat yang membara dan menyalurkan ke arah pergerakan yang tidak membahayakan kedudukan pemerintah Hindia Belanda.

        Kita lihat bagaimana pemerintah Hindia Belanda tidak menghilangkan pergerakan nasional di Indonesia tetapi dilemahkan dengan mengadakan vergaderverbod (larangan berkumpul). Tokoh-tokoh pergerakan Indonesia banyak yang diasingkan sehingga ruang gerak baginya dan organisasinya semakin sempit. Akan tetapi hal itu tidak membuat pergerakan nasional berhenti.

      Sementara itu suasana politik dunia semakin tegang, tambahan pula Jepanag dengan pemerintahan militernya menjalankan pula politik ekspansionisme di daerah pasifik. Baik di negeri Belanda maupun di Indonesia kaum nasionalis menyadari bahwa dalam menghadapi fasisme tidak adaalternatif lain daripada memihak demokrasi. Maka dari itu perjuangan melawan kolonialisme dan imperialisme tidak lagi dilakukan secara mutlak bersikap anti. Ada kebersamaan yang mendekatkan kaum nasionalis dengan penguasa kolonial, yaitu mempertahankan demokrasi terhadap bahaya fasisme. Kesadaran itu muncul lebih dahulu di kalangan Perhimpunan Indonesia yang mulai melakukan haluan kooperasi. Pergerakan nasional yang berada di Indonesia juga mulai bersikap kooperatif.

C. AKTIVITAS PERGERAKAN

       Sejak tahun-tahun 1930-an peranan lembaga politik kolonial (Volksraad) makin meningkat. Lembaga itulah yang satu-satunya alat yang dibenarkan pemerintah kolonial untuk menyuarakan kepentingan-kepentingan pelbagai golongan. Sebab itu suara yang muncul dalam volksraad yang berasal dari golongan cooperatie itu sangat penting untuk mengetahui pemikiran-pemikiran bangsa Indonesia sejak sekitar tahun 1930 sampai 1942. Dalam masa dari tahun 1935 sampai 1942, partai-partai politik bangsa Indonesia menjalankan taktik-taktik parlementer yang moderat. Hanya organisasi-organisasi nonpolitik dan partai-partai yang bersedia bekerjasama dan setuju punya wakil dalam dewan-dewan ciptaan Belanda yang terjamin mendapat sedikit kekebalan dari gangguan pengawasan polisi. Dan satu-satunya forum yang secara relatif bebas menyatakan pendapat politik adalah dewan perwakilan ciptaan pemerintah kolonial Belanda itu. Dengan demikian, satu-satunya cara bagi gerakan nasionalis untuk mengusahakan perubahan ialah dengan jalan mempengaruhi pemerintah kolonial Belanda secara langsung melalui dewan tersebut, tidak dengan mengatur dukungan massa.

    Tokoh-tokoh pergerakan mulai memunculkan ide tentang pembentukan Fraksi Nasional di dalam volksraad. Akhirnya fraksi ini dapat didirikan tanggal 27 Januari 1930 di Jakarta beranggotakan 10 orang yang berasal dari daerah Jawa, Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan.

1. Petisi Soetardjo

      Gagasan dari petisi ini dicetuskan oleh Sutardjo Kartohadikusumo, Ketua Persatuan Pegawai Bestuur/ Pamongpraja Bumiputera dan wakil dari organisasi ini di dalam sidang Volksraad pada bulan Juli 1936. Isi petisi itu secara garis besar adalah tentang permohonan supaya diadakan suatu musyawarah antara wakil-wakil Indonesia dan Negeri Belanda di mana anggota-anggotanya mempunyai hak yang sama.

     Tujuannya adalah untuk menyusun suatu rencana yang isinya adalah pemberian kepada Indonesia suatu pemerintahan yang berdiri sendiri dalam batas pasal 1 Undang-undang Dasar Kerajaan Belanda. Petisi itu ada yang menyetujui dan ada yang tidak. Kalau dari pihak Indonesia ada yang tidak setuju, maka alasannya bukanlah soal isi petisi itu tetapi seperti yang diajukan oleh Gesti Noer ialah caranya mengajukan seperti menengadahkan tangan. Antara tokoh-tokoh Indonesia terjadi pro-kontra tentang petisi itu. Tetapi akhirnya petisi Soetardjo ditolak oleh Ratu Belanda pada bulan November 1938.

2. Gabungan Politik Indonesia (GAPI)

     Meskipun akhirnya Petisi Soetardjo itu ditolak, petisi itu ternyata mempunyai pengaruh juga yaitu membantu membangkitkan gerakan masionalis dari sikap mengalah yang apatis yang telah menimpanya sejak gerakan nonkooperasi dilumpuhkan. Suatu gagasan untuk membina kerjasama diantara partai-partai poltik dalam bentuk federasi timbul kembali pada tahun 1939. Pada tanggal 21 Mei 1939 di dalam rapat pendirian konsentrasi nasional di Jakarta berhasilah didirikan suatu organisasi yang merupakan kerjasama partai-partai politik dan organisasi-organisasi dengan diberi nama Gabungan Politik Indonesia (GAPI). [7] Tujuan GAPI adalah memperjuangkan hak menentukan nasib sendiri dan persatuan nasional. Kemudian tujuan itu dirumuskan dalam semboyan “Indonesia Berparlemen”. Sikap kurang menentukan kemerdekaan itu disebabkan adanya keprihatinan atas kemungkinan meletusnya Perang Pasifik. GAPI melakukan berbagai kampanye yang bertujuan menarik simpati rakyat untuk mendukung perjuangannya di dalam ketatanegaraan. Pada tanggal 14 September 1940 dibentuklah komisi untuk menyelidiki dan mempelajari perubahan-perubahan ketatanegaraan (Commissie tot bestudeering van staatsrechtelijke). Komisi ini diketuai oleh Dr. F.H Visman, selanjutnya dikenal dengan nama Komisi Visman. Pada awal pembentukannya, kalangan pergerakan mempertanyakan keberadaan kegunaan komisi itu. Akhirnya Komisi Visman menghasilkan laporan yang cukup tebal tentang berbagai tuntutan dan harapan-harapan rakyat Indonesia. Laporan itu terbit pada tahun 1942 hanya beberapa minggu sebelum kedatangan tentara Jepang ke Indonesia, sehingga laporan tersebut tidak jelas nasibnya.

3. Mosi Thamrin

     Pergerakan nasional terus berkembang dengan semakin meningkat dan mendalamnya kesadaran akan identitasnya. Dalam keadaan yang demikian, istilah-istilah Hindia Belanda (Nederlandsch Indie), pribumi (Inlander), atau kepribumian (Inlandsch) sangat sensitif di mata kaum pergerakan yang kesadaran akan identitasnya sudah mendalam. Mosi Thamrin mengusulkan agar istilah-istilah tersebut diganti dengan Indonesie (Indonesia), Indonesier (bangsa Indonesia) dan keindonesiaan (Indonesisch), khususnya di dalam dokumen-dokumen pemerintah. Keberatan pemerintah terhadap mosi ini adalah bahwa perubahan istilah itu membawa implikasi politik dan ketatanegaraan, seperti apa yang termaktub dalam UUD Kerajaan Belanda. Di samping itu ada argumentasi “ilmiah” ialah bahwa Indonesia bukan nama geografis, dan bangsa Indonesia juga tidak menunjukan pengertian etnologis.

D. SIKAP PEMERINTAH KOLONIAL

       Dalam menanggapi berbagai bentuk petisi dan mosi dari berbagai tokoh pergerakan yang melakukan kooperasi di dalam volksraad, ternyata sikap pemerintahan kolonial sangat mengecewakan. Akibatnya bagi bangsa Indonesia ialah pada satu pihak jurang antara pemerintah dan rakyat semakin besar dan dipihak lain gerkan nasionalis semakin menyadari bahwa tidak dapat lagi orang menruh harapan kepada penguasa kolonial. Jadi harus semakin berpaling kepada masyarakat sendiri. Pada saat Belanda dikuasai Jerman sedangkan di Asia terhadap ancaman Jepang semakin nyata, ternyata sikap pemrintahan Belanda tetap tidak berubah. Pemerintahan kolonial Belanda ternyata tidaklah sekhawatir yang diduga orang Indonesia mengenai situasi Internasional. Pemerintah kolonial meremehkan ancaman dari Jepang Andaikata mereka takut kalah, tidak ada kemungkinan ketakutan ini akan mendorong para penguasa kolonial untuk merangkul kaum nasionalis, yang mereka benci dan curigai. Yang paling mungkin dijanjikan Belanda ialah untuk mempertimbangkan perubahan konstistusi setelah perang.

Contoh Naskah Drama Bahasa Jawa

                                                    “AKIBAT’E MALES SINAU”

     Ing sawiji dina ana  4  kanca  diskusi ing njero kelas, diskusekake(ngerembuk) tugas matematika sing kudu dikumpulake dina iki.
Gilang       : No, awakmu wis ngerjakne tugas matematika ?
Rino          : durung , alah  bene wis .. engko sing teka paling mung Bu Diana ae ...
Neta          : awak mu kok ngerti ?No ..
Kirana       : iya No ..  awakmu kok ngerti ..
Rino          :yo ngerti to... mau lo aku krungu guru-guru ngomong soal rapat, engko guru guru rapat koyok e...
Gilang         : awakmu nguping to No?? ...
Rino          : hehehe, kok awakmu ngerti lang?....
Gilang         :iku kan trae kebiasaan mu...
Neta          : eh,wes bel kae lo..
Kirana       : lek ngono yo wes awak e dewe mbalek ndek bangkune dewe dewe ...
Rino&Gilang : iyo...

     Ing sawiji ning  waktu Neta lan Kirana wis mapan panggonane dhewe-dhewe, Ibu Diana guru B.Indonesia wis teka ...
Bu Diana  : assalamu’alaikum cahh..
Murid-murid : wa’alaikumsalam bu ...
Bu Diana  : saiki bukak en buku boso Indonesia bukak en halaman  94
Murid-murid : enggeh bu ..
Bu Diana  : ndek kene bu guru ape njelasne tentang bab menulis surat dinas (wektu iku bu Diana nerangne tapi Rinomalah ngomong karo kancane)
Rino          : (rino mbisik I gilang) eh lang, engko balek sekolah ayo maen PS ?? ...
Gilang       : (bisik bisik) sepurane No, aku wes enek janji ndek neta ambek Kirana ape belajar kelompok bareng
Bu Diana   : Rino! Gilang! , lek awakmu gak pengen melok plajarane bu Diana, metu ae, timbang gk ngrukno terus ngganggu kancane
Gilang             : sepuntene  bu, Rino riyen sing ngejek kresroh ..
No, njalok sepuro dimek kono neng bu Diana ( ngomong neng arah Rino)
Rino          :iyo iyo..

    Enggeh bu, kulo nyuwun sepuro .. kulo mboten mbeleni maleh bu…
Bu Diana   :yo apik wes lek ngono...
Bocah bocah bu guru arep metu diluk yo cah, kerja’ne tugas tugas halaman 96 !
Murid-murid : enggeh bu ...

    Wektu Ibu Diana metu teka kelas , Rino ora ngerja’ake tugas  sing diwehi karo Ibu Diana dhewe’e seneng banget dolanan  hp ne dhewe ...
Neta          : No, awakmu ko’ gak ngerjakne tugas to?...
Kirana         :laiyo to, malah asyik dolanan hp dewe ...
Rino          : ora rek, aku males ape ngerjakne... kan enek Gilang, dadi aku iso nyonto garapane gilang..
Neta          :sak karep wes no, engko awakmu lak kenek amok karo bu Diana maneh…
Kirana       : iyo lo no…
Gilang         :uwes rek ojo gesah ae ... Bu Diana teko kae lo, ojo rame engko malah diseneni kabeh lo..
Neta&Kirana : iyo lang...

    Ujuk-ujuk Bu Diana mlebu ing kelas lan nakokake tugas  sing diwehi kanggo dhewek’e ...
Bu Diana  :bocah bocah, wes mari tugase cah? ...
Murid-murid   : dereng bu ...
Bu Diana  : y owes cah ,di kerjakne maneh ndek omah gae PR.. oleh moleh cah, wassalmu’alaikum wr. Wb.
Kirana         : lho bu, ko’ pun saged wangsul?.. niki kan dereng wanci ne wangsul to bu?...
Neta enggeh bu ..
Bu Diana  :bpak ibu guru apene rapat cah, dadi bocah bocah iso moleh rodok awal..
Murid-murid   : hoorrreee!!!..
Bu Diana  : yo wes, wassalamu’alaikum...
Murid-murid   :wa’alaikum salam wr.wb...

    Sawise mulih Neta, Kirana, lan Gilang nganakake sinau bareng kanggo ngerjakake tugas sing diwehi Bu Diana ....
Gilang       : kirana, Neta ayo maringene belajar kelompok gae ngerjakne PR teko bu Diana mau?? Gelem gak?
Neta           :ayo wes,  tapi aku tak balek disek yo, aku soale gorong pamitan karo wong tuek ku..
Gilang       : iyo, aku yo balek kog rek.. lek awakmu pie Na,gelem gak..?
Kirana       : yo gelem lah...
Neta          : ayo ngajak Rino pisan?
Kirana&Gilang: tapi Rino opo gelem? ..
Neta          : yo sek tak takok’i…

     Neta nakok’I Rino tentang blajar kelompok
Neta          : No, awakmu gelem po ra milu blajar kelompok karo arek arek..?
Rino          : ndek endi ta? kapan..?
Kirana       : ndek sekolah No..tapi maringene arek arek moleh disek ape pamit sek..
Rino          : iyo wes, aku melok rek...
Neta&kirana :yo wes, aku karo kirana tak balek sek yo?...
Gilang             : iyo, ati ati
Neta&kirana : okee..

     Sak wise muleh nang omahe dewe-dewe .. Kirana,Neta,Gilang,lan Rino ugo kumpul ing sekolah kanggo sinau kelompok ...
Kirana        : ehh rek, wes sampek nomer piro rek..?
Neta          :aku wes sampek nomer limo, awakmu Na ..?
Kirana       :podo aku yo nomer limo..
Gilang       :lek aku wes sampek nmer 7, lek awakmu No ..?
Rino          :aku gorong nggarap blas Lang..
Neta          :yo wes, dikerjakne bareng bareng ae rek..
Kirana       : iyo wes setuju aki...
Gilang       : okkee…

     Sak wise ngerjakne tugas bareng bocah-bocah ngerembuk gawe sinau bareng sesok ...
Kirana       : eh, krungu krungu baringene ape ulangan bhs.indnesia lho..
Neta          : tenane tah Na?..
Kirana       : iyo Ta..
Gilang         : lek ngono sesok balek sekolah ayo blajar bareng..?
Kirana&Neta : okke..
Gilang        :piye awakmu No..? gelem po gak milu blajar bareng karo arek arek?
Rino          :iyo wes la, gelem aku.. (wajae Rino mrengut)
Gilang        :yo wes, ayo rek balek.. sesok  balek sekolah kumpul ndek kene maneh yo?
Neta&Kirana : siapp Lang (semangat)...

    Wusanane dheweke bali ing omah dhewe-dhewe …
  Esok’e dheweke budhal nyang sekolah bareng-bareng kaya biasane...
Neta          : eh, engko sido blajar bareng kan..?
Gilang&Kirana:yo sido to...
Neta          :piye No awakmu gelem opo ora..?
Rino          :iyo wes, aku milu ae...
Neta          : oke wes

    Wektu pelajaran wes mari Bu Diana menehi informasi  anggone esok arepe ana ulangan b.indonesia ...
Bu Diana  : bocah bocah, sesok ulangan bhs.indonesia, pelajari seng bu guru tau nerangno, plajari catetan bhs.indonesia ne…
Murid-murid : enggeh bu ....
Bu Diana  : belajar seng pateng cah, wassalamu’alaikum wr.wb.
Murid-murid : enggeh bu,wa’alaikumsalam wr.wb.

    Sak wis e bel balik sekolah .. Neta, Kirana, Gilang, lan Rino ugo sinau bareng ing sekolahan...
Gilang       :piye iki rek..awak’e dewe mbahas seng endi sek iki rek..?
Neta          : piye lek mbahas surat dinas disek ae Lang?...
Kirana       :iyo wes rek, setuju aku...

    Wektu iku  Neta, Kirana, lan Gilang repot ngrembuk tugas, malah-malah rino umek karo hpne lan ora gelem sinau bareng ..
Gilang        : No, awakmu kog malah enek enak’an dolanan hp dewe to?..
Neta          :iyo, awakmu engko lek ulangan gak iso pie?..
Rino          : alah ...  ora ora..  aku iki pasti iso…
Neta          : yo wes, karepmu.. tapi ati ati lek sampek gak iso nggarap ojo nyonto lo…
Rino           : iyo iyo, tenang ae, aku ra bakal nyonto...
Kirana        : uwes uwes...ayo mbahas materi ne maneh, beno Rino iku kan seng gak iso Rino seng penting uduk awak’e dewe…
Neta          : iyo lah, jarno ae ..
Gilang       :iyo, ayo di bahas maneh...

     Sakjam engkas,wis mari anggone sinau bereng…
Neta               : Alhamdulillah rek, sinau ne mari…
Kirana             : iyo alhamdulillah  ..
Gilang         : No, No awakmu ket mau kok dolanan Hp ae to, wes gak melok belajar…
Rino           : alah ...yo bene to.. engko aku tak belajar dewe ndek omah...
Neta           : tapi kan awakmu gak tau sinau lek ndek omah No?...
Rino            : kemeroh awakmu iki Net...
Neta             : ibukmu lo ngomong dewe No...
Rino               : iyo wes, opo jare lah...
Neta                 :iyo, y owes aku tak balek sek yo rek... Assalamu’alaikum
Kirana&Gilang : Wa’alaikumsalam
Gilang             : No, jawaben to lek enek wong salam...
Rino           : iyo iyo, Wa’alaikumsalam
Kirana         : yo wes, aku yo arep muleh pisan..
Gilang&Rino  : okee ..
Gilang            : ayo balek pisan No ....
Rino           : ayo ..

      Akhire dheweke balik, lan sesuke dheweke uga budhal sekolah bareng-bareng ... wis tekan ing kelas,nalika bel mlebu muni banjur dheweke meneng ing kursine dhewe-dhewe ... lan Bu Diana uga mlebu kelas ...
Bu Diana  : Assalamu’alaikum anak-anak ..
Murid-murid   : Wa’alaikum salam bu ..
Bu Diana  : dino iki ulangan bhs.indonesia, kabeh wes siap cah?...
Murid-murid   : sampun siap bu ...
Bu Diana  : lek ngono siapno saklembar kertas karo pulpen...
Murid-murid   :enggeh bu ...

     Wektu wulangan(pelajaran)uga diwiwiti, ora ana siji-sijia murid sing ngomong(guneman)... kabeh focus ing soal wulangan(pelajaran)sing diwenehi dhining Ibu Diana kajaba Rino,dheweke bingung karo soal sing di cekel lan dheweke golek repekan. Lan akhire dheweke nekat bukak buku paket B.Indonesia. nanging Ibu Diana weroh lan nyelok Rino nyang ngarep kelas.
Bu Diana   : Rino ..
Rino                 : d..da.. dalem bu (Rino ngomong karo ndredeg)
Bu Diana  : rene le, kertas ulangane di gowo pisan…
Rino          : enggeh bu ..
Bu Diana  : saiki ngadek’o ndek ngisore tiang bendera sampek bel balek..
Rino               : tapi kulo salah nopo bu ..
Bu Diana     : awakmu mau wes kepergok nyonto, dadi saiki awakmu di hokum..
Rino           :enggeh bu (wajae Rino mrengut) ...

     Wusanane Rino uga di ukum dening Bu Diana marga  Rino nyontek(nurun) wektu wulangan lan Rino oleh biji sIng elek ... lan saiki dheweke janji arep sinau sing patheng(mempeng) lan ben oleh biji sing apik ....


                                                                    “TAMAT”

Minggu, 07 Desember 2014

Contoh Dialog Interaktif Dengan Tema Kesehatan

Tugas Dialog Interaktif Bahasa Indonesia

Nama Anggota Kelompok :

Ainun Binti Saiful (04/IX G)
Ananta Aryabima (05/IX G)
Aprilia Nuril Susanti (06/IX G)


Rahasia Kesehatan Dibalik Gerakan Sholat

Selamat siang pemirsa, berjumpa lagi dengan saya Ainun Binti Saifiul dalam acara Dr. Oz Indonesia. Pada hari ini kita akan membahas tentang Rahasia Kesehatan Dibalik Gerakan Sholat. Saya sudah bersama dengan Ustadz Bima dan dr. April disini.

Ainun : Nah mengenai dengan kesehatan dibalik gerakan sholat, apa sebenarnya manfaat dari gerakan sholat tersebut mulai dari Takbiratul Ihram dan gerakan yang harus diperhatikan dalam Takbiratul Ihram itu apa ?
Ustadz Bima : Yang pertama lengan harus terbuka, telapak tangan harus sejajar dengan telinga dan disaat ini lengan terbuka lebar dan tangan berkeadaan lurus lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah.
Ainun : Lalu apa manfaat dari gerakan tersebut dok ?
dr. April : Manfaat dari gerakan ini melancarkan aliran darah, getah bening (limfe) dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar.
Ustadz Bima : Sedangkan gerakan kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas. Benarkah dok ?
dr. April : Benar sekali apa yang dikatakan oleh ustadz Bima
Ainun : Setelah Takbiratul Ihram adalah rukuk, apakah gerakan yang harus diperhatikan dari rukuk ini pak Ustadz ?
Ustadz Bima : membungkukkan badan, kaki diluruskan, dan jari kaki menghadap kiblat dan juga ditandai tulang belakang yang lurus sehingga bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tak akan tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang.
Ainun : Apa manfaat gerakan rukuk tersebut bagi kesehatan dok ?
dr. April : Pada postur gerakan  ini menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi relaksasi bagi otot-otot bahu hingga ke bawah.
Ainun : Apakah jika kita melakukan rukuk itu dapat mencegah gangguan prostat ?
dr. April : Benar, rukuk memang dapat mencegah gangguan prostat.
Ainun : Gerakan selanjutnya adalah gerakan I'tidal, bagaimanakah gerakan tersebut pak ustadz ?
Ustadz Bima : Gerakannya hanya sederhana yaitu Bangun dari rukuk, tubuh kembali ditegakkan, lalu mengangkat kedua tangan setinggi telinga.
Ainun : Sangat sederhana sekali ya, tapi manfaatnya pasti tidak sederhana. Apakah benar bahwa jika kita melakukan I'tidal pencernaan kita  menjadi lebih lancar.
dr. April : memang benar, karena organ organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian saat kita berdiri tegak kembali.
Ainun : Nah selanjutnya adalah sujud, sebenarnya gerakan apa yang harus kita perhatikan saat melakukan sujud pak ? Untuk Pak Ustadz silahkan berkomentar tentang gerakan sujud.
Usradz Bima : sujud itu seperti ini *sambil diperagakan*. Jadi kaki agak lebar, ujung jari kaki ditekuk ke dalam dan siku agak dilebarkan.
Ainun : Jadi ada beberapa bagian ya pak yang bersentuhan dengan lantai yaitu dahi kemudian tangan, lutut lalu sampai dengan telapak kaki. Lalu apa manfaat gerakan sujud ini dok ?
dr. April : Saat kita sujud aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan ketiak. Posisi jantung di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisa mengalir maksimal ke otak. Aliran ini juga berpengaruh pada daya pikir seseorang. Sedangkan untuk wanita posisi rukuk maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.
Ainun : Setelah sujud adalah duduk, duduk dalam sholat ini dibagi menjadi 2 kan pak ustadz ?
Ustadz Bima : Ya benar sekali, 2 macam itu adalah duduk  iftirosy dan tawarruk. Duduk iftirosy itu seperti ini *memperagakan* ujung jari kaki kanan ditekuk sedangkan duduk tawarruk seperti ini *memperagakan duduk tawarruk* kaki kiri di tindih sedangkan ujung jari kaki kanan ditekuk seperti gerakan duduk iftirosy tadi.
Ainun : Nah, gerakan duduk iftirosy dan tawarruk itu manfaatnya apa dok ?
dr. April : Saat iftirosy, kita bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan syaraf nervus Ischiadius. Posisi ini menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan. Sedangkan duduk tawarruk sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih (urethra), kelenjar kelamin pria (prostata) dan saluran vas deferens. Jika dilakukan. dengan benar, postur irfi mencegah impotensi.
Ainun : Saya dengar-dengar variasi posisi telapak kaki pada iftirosy dan tawarruk menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali.
dr.April : Itu memang benar sekali karena  gerak dan tekanan harmonis itulah yang menjaga kelenturan dan kekuatan organ-organ gerak kita.
Ainun : Gerakan Sholat terakhir yaitu salam, apakah ada gerakan yang khusus untuk melakukan gerakan tersebut pak ustadz ?
Ustadz Bima : Tidak ada, kita hanya memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal saja.
Ainun : Dan apa manfaat dari gerakan tersebut dok ?
dr. April : Manfaatnya dapat merelaksasi otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan aliran darah di kepala. Gerakan ini mencegah sakit kepala dan menjaga kekencangan kulit wajah.
Ainun : Banyak sekali ya dok manfaat kesehatan dibalik gerakan sholat ini, jadi untuk pemirsa di rumah dan di studio jangan pernah malas untuk beribadah karena dengan beribadah kita dapat mendekatkan diri dengan Tuhan Yang Maha Esa kita juga mendapat kesehatan dari gerakan-gerakan sholat tersebut.
Sekian perbincangan kita hari ini, semoga manfaat gerakan-gerakan sholat ini dapat kita rasakan setiap hari dan dapat membuat kita tetap sehat selalu. Saya ucapkan terima kasih untuk kedua narasumber kita yang luar biasa atas penjelasan manfaat gerakan sholat yang sangat bermanfaat. Untuk pemirsa saya ucapkan terima kasih telah menyaksikan Dr. OZ hari ini semoga perbincangan tadi bermanfaat untuk kita semua. Dan juga jangan lupa saksikan Dr. Oz Indonesia yang akan datang, selamat siang dan sampai jumpa lagi.

Contoh Resensi Buku

Pengenalan Cerita-Cerita Fiksi


Judul Buku : Terobsesi Padamu (Cinta Itu Nggak Pake Logika)
Pengarang :Widya Ross
Penerbit : Bhuana Sastra ( Imprint dari PT. BIP )
Penyunting : Dian Rakhmawati Sumarsana
Desain : Vidya Prawitasari
Tebal : 173 Halaman

Kisah-kisah fiksi tampil sebagai cerita penghibur untuk para kaum remaja di indonesia mungkin sampai dunia. Beragam cerita yang di terbitkan oleh beberapa perusahaan melalui media cetak, bahkan sekarang sudah ada yang di hadirkan di media elektronik dengan tampilan yang berbeda-beda.
Isi cerita dari beberapa kisah fiksi menceritakan tentang sebuah perasaan seorang remaja kepada orang yang dicintainya. Dan ada juga cerita fiksi yang menceritakan sebuah pengalaman yang berharga dan juga cerita sebuah rasa sayang orang tua kepada seorang anaknya. Dan salah satu buku tentang perasaan seorang remaja adalah buku yang ditulis oleh Widya Ross dengan judul "TEROBSESI PADAMU" (Cinta Itu Nggak Pake Logika).
Novel ini menceritakan tentang perasaan seorang gadis yang bernama Selina kepada seorang pemuda yang ia cintai. Laki-laki itu bernama Ezra, dia berbeda jurusan dengan dirinya di tempat kuliahnya sekarang. Dan dia sangat mengagumi Ezra yang sangat menawan dan dia puja, bahkan Selina rela untuk perawatan di salon yang sangat mahal. Dia pun rela mengutang demi perawatan tersebut.
Selina juga berani mengutarakan perasaannya dahulu kepada Ezra, dan sehingga mereka menjalin hubungan. Setelah 4 bulan lamanya, tiba-tiba Ezra menghilang tanpa ada kabar. Ternyata Ezra ingin menikah dengan mantannya. Selina sakit hati dan dia ingin membalas dendam dengan merencanakan sesuatu dengan kedua sahabatnya. Selina ingin balas dendam saat pernikahan Ezra dengan mantannya, tetapi pada saat Selina ingin melakukannya dia tidak bisa melakukan apa-apa. Selina hanya bisa menangis, lalu dia pulang ke kos-kosannya dan belajar untuk melupakan Ezra.
Cerita tersebut mengandung tentang perasaan seseorang gadis yang berlebihan mencintai seorang pemuda yang tidak mencintainya. Jadi kita tidak boleh memaksakan kehendak diri kita sendiri.
Novel ini mempunyai kelebihan dan juga kekurangannya. Kelebihan dari novel ini adalah penataan alur cerita yang bagus, dan penampilannya pun menarik untuk dibaca. Sedangkan kekurangan dari novel ini adalah beberapa kata yang tidak dimengerti oleh sebagian pembaca dan penulisan nama yang salah dari bacaan novel.
Novel ini menyimpulkan bahwa jika seseorang mencintai seorang yang tidak dicintainya, kita harus menerima dengan apa adanya bukan harus memaksanya untuk mencintai diri kita dan kita tidak harus memaksakan kehendak kita sendiri.

Jumat, 03 Oktober 2014

Naskah Cerita Drama Seni Budaya

    Pada siang hari yang terik terdapat seseorang yang bernama bapak A’ang yang baru saja pulang kerja demi menafkahi keluarganya dimana pekerjaannya sebagai tukang becak.

Pak A’ang      : Assalamu’alaikum ...
Ibu Silvi         : Wa’alaikum salam , eh bapak sudah pulang ...
Pak A’ang      : Iya bu, ini hasil dari narik becak tadi bu, hari ini bapak cuma membawa uang segini
Ibu Silvi         : Iya, gak apa-apa pak (agak muram) pak, ibu mau bicara sama bapak
Pak A’ang      : Mau bicara apa to bu ...
Ibu Silvi         : begini lho pak ... anak kita kan sudah SMP, biaya untuk membayar SPP dan untuk                               membeli buku kan mahal sekali jadi sebaiknya kita harus bagaimana pak ...?
Pak A’ang      : Bu... untuk makan sehari-hari saja sudah susah (kemudian terdengar ketukan pintu                               dan ternyata itu adalah Ahda dan Maya anak dari Bapak A’ang dan Ibu Silvi yang                               baru saja pulang sekolah)
Ahda+Maya  : Assalamu’alaikum
P.A’ang+B.Silvi : Wa’alaikum salam
Ibu Silvi         : Sudah pulang nak ...
Ahda+Maya   : Sudah bu ...
Ibu Silvi         : Ya sudah sana cepat ganti baju lalu makan
Ahda+Maya   : Iya bu ...

Keesokan harinya Ahda dan Maya sedang asyik berbincang-bincang di kelas, setelah itu mereka bertemu dengan Novita dan Imelda yang baru saja sampai di kelas dan akhirnya mereka berbincang-bincang bersama.
Imelda          : eh, tadi kata bu Sicha nanti kita mau ulangan matematika lho ...
Ahda           : yang bener mel ...
Imelda          : iya da, tadi bu sicha bilang sendiri ke aku sama Novita .. iya kan Nov ..?
Novita         : iya, bener banget itu
Maya            : udah bel tuh, mending kita kembali ke bangku masing-masing.
Novita+Imel : okee.

Disaat bel masuk berbunyi, Ibu Sicha guru matematika pun datang dan menyuruh murid-muridnya untuk bersiap-siap akan ulangan matematika.
Ibu Sicha       : anak-anak siapkan lembaran kosong dan alat tulis, kita akan ulangan matematika.
Murid-murid : baik bu ...

Setelah ibu sicha membagikan soal ulangan, murid-murid dengan tenang. Akhirnya waktu mengerjakan soal ulangan pun selesai.
Ibu Sicha       : waktunya sudah selesai, cepat di kumpulkan
Murid-murid : baik bu ...

Waktu mengerjakan sudah selesai tapi Ahda dan Maya belum selesai, tetapi ibu Sicha sudah memanggil mereka.
Ibu Sicha       : lho itu kenapa Ahda dan Maya belum mengumpulkan
Ahda           : sebentar bu, kurang sedikit
Maya             : iya bu
Ibu Sicha       : ini sudah habis waktunya, cepat di kumpulkan
Ahda+Maya  : Baik bu ...

Akhirnya Ahda dan Maya pun mengumpulkan pekerjaannya meski belum selesai. Setelah mengumpulkan pekerjaannya Ahda dan Maya pun langsung pulang. Saat sesudah di rumah Ahda dan Maya pun berbicara kepada orang tuanya.
Ahda : bu, tadi di kelas saya dengan adik hampir saja tidak bisa mengerjakan soal ulangan,                             gara-gara kami tidak mempunyai buku LKS/paket.
Maya            : iya bu, jadi kami tidak begitu memahami pelajaran yang di terangkan oleh ibu                                       guru/pak guru di sekolah.
Ibu Silvi       : (mendesah) kenapa kalian tidak belajar bersama dengan teman kalian nak ..?
Ahda           : kami malu bu, kalau kami selalu belajar bersama hanya untuk meminjam buku                                     kepada teman.
Maya           : iya bu, benar kata kak Ahda. Selain itu letak rumah teman-teman saling berjauhan,                               jadi harus membutuhkan waktu yang lama.
Pak A’ang   : ya sudah, nanti bapak akan carikan uang untuk kalian membeli keperluan sekolah kalian.
Ahda+May : Iya pak ...

Keesokan harinya, Ahda dan Maya pun bersiap-siap menuju ke sekolah. Sewaktu di jalan mereka berpapasan dengan Novita dan Imelda sehingga mereka berangkat bersama.
Setelah Pulang sekolah mereka pun pulang bersama dan berbincang-bincang
Novita       : oh iya, menurut kamu bagaimana pelajaran di kelas tadi ?
Ahda         : lumayan susah juga sih, karena agak membingungkan dan kami juga tidak punya                                  buku jadi susah untuk dipelajari
Novita       : kalau menurutmu May ?
Maya         : aku sependapat dengan kak Ahda, dan soal pengumpulan Pr nya itu lho, nggak                                     masuk akal, masak baru tadi di suruh ngerja’in dan harus minggu depan                                                 pengumpulannya ... kan itu soal nya susah
Imelda       : iya juga ya, emb... bagaimana kalau nanti kita belajar bersama
Ahda       : ide bagus itu, tapi kita mau belajar di mana ?
Novita       : bagaimana kalau di rumah mu saja
Ahda       : boleh, tapi apakah kamu tau letak rumah ku
Imelda     :taulah.... sekitar di wilayah RW 3 kan...
Maya        : ya,...baiklah kalau begitu, nanti aku sama kak Ahda tunggu kalian
Ahda        : yaudah, nanti kami tunggu
Novita+Imel : okee
Novita       : nanti kita kesana jam 13.00 WIB.
Ahda+Maya  : oke, Dah ...
Novita+Imel  : Dah ...

Ahda,Maya,Novita,dan Imelda pun mengadakan kelompok belajar bersama, untuk membahas mengenai tugas yang belum dimengerti. Sesampainya di rumah, Novita dan Imelda disambut oleh orang tuanya yang sudah duduk santai di teras depan.
Novita+Imel         : Assalamu’alaikum
P.Fadhly+B.April : Wa’alaikum salam
Bu April               : eh, sudah pulang ...
Novita+Imel         : Iya bun
P.Fadhly               : tadi nggak bawa sepeda to, ko’ jalan kaki...???
Novita                 : enggak yah, tadi kita berpapasan dengan teman yang jalan jadi enggak bawa sepeda
P.Fadhly               : oh iya, tadi ayah habis dari toko buku, kan katanya kemarin pesan buku pelajaran jadi tadi sehabis pulang dari kantor ayah langsung beli’in bukunya .. sekarang buku nya ada di meja belajar kalian
Novita+Imel         :ohh iya yah, makasih ya yah ...
Ibu April               : ya sudah cepat masuk, langsung ganti baju dan makan dan jangan lupa belajar
Novita+Imel         : Iya bu (sambil berjalan masuk rumah)

Keesokkan harinya....
Imelda            : lho ayah sama buda mau kemana ko’ udah rapi banget
Ibu April       : bunda sama ayah mau ke hajatan di RW 03(sambil sibuk membenahi kerudung)
P.Fadhly         : kalian juga mau kemana ? ko’ udah berpakaian rapi
Novita            : kami mau ke rumah teman yah, mau belajar bersama
Ibu April        : yaudah ayo bareng sama ibu sama ayah aja
Novita+Imel  : okee bu
P.Fadhly       : ayo berangkat !
Novita+imel   : ayo yah ..

Akhirnya Novita dan Imel pun sudah tiba di rumah Ahda dan Maya, dan sesampainya mereka langsung mengetuk pintu rumah Ahda dan akhirnya mereka belajar bersama. Setelah beberapa jam kemudian ayah dan bunda Novita dan Imelda pun menjemput Novita dan Imelda ...
P.Fad+B.Ap     : (mengetuk pintu) Assalamu’alaikum
Ibu Silvi           : Wa’alaikum salam ... ehh, bapak sama ibu nya Novita dan Imel ya ...Mari silahkan                                masuk! (Ibu Silvi mempersilahkan orang tua dari Novita dan Imel untuk duduk di                                kursi dan pergi ke dapur untuk mengambil serta memanggil suaminya)
Ibu April           : iya bu, makasih ...
P.A’ang            : eh, pak Fadhly dan bu April ...
P.Fadhly+B.April : (berdiri sambil bersalaman) pak ...
P.A’ang            : silahkan duduk
P.Fadhly           : iya pak
(datanglah ibu Silvi dengan membawa teh hangat)
Ibu Silvi            : ini pak, bu diminum air nya
Ibu April            : ko’ repot-repot to bu ...
Ibu Silvi            : enggak ko’ bu, mari pak bu di minum
P.Fad+B.Ap      : iya bu ...
Ibu april            :ini lo bu mau njemput novita dan imelda....
Ibu Silvi            : oh iya, tadi lagi belajar terus keluar tapi gak tau kemana ?
                              Ya di tunggu dulu aja pak,bu sambil ngobrol-ngobrol
Ibu April            : iya bu, hitung-hitung juga saya sillaturrahmi

Setelah itu P.Fadhly dan B. April berbincang-bincang dengan P.A’ang dan B.Silvi.  mereka berbincang-bincang lama sekali dengan membicarakan masalah belajar anak mereka masing-masing. P.Fadhly dan B.April mengetahui mengenai kondisi keuangan P.A’ang dan B.Silvi dalam membiayai biaya sekolah. Akhirnya P.Fadhlydan B.April pun memberi solusinya ...
P.Fadhly       : begini lho pak bu ... bagaimana kalau bapak dan ibu mendaftarkan anak ibu dan bapak                         agar mendapatkan beasiswa
B.April : iya bu ... mungkin itu dapat membantu ibu dan bapak untuk membiayai sekolah anak                           bapak dan ibu ... karena itu dapat membantu Ahda dan Maya menggapai cita-cita mereka
B.Silvi           : tapi saya tidak tau caranya mendaftarbeassiswa ? (pelan)
P.Fadhly       : oh kalau itu masalah gampang ...jika ingin mendapat beasiswa dia harus bersungguh-                            sungguh dan untuk peendaftarannya bisa ke ruang guru, pasti diberitahu cara-caranya.
(beberapa saat kemudian,  Ahda,Maya,Novita,dan Imel pun pulang)
Ahda+Maya+Novita+Imelda : tok ... tok ... Assalamu’alaikum ...

Terdengar suara Ahda dan yang lainnya, ayah dan bunda Novita dan imel pun mengajak Novita dan Imel untuk pulang dan berpamitan kepada orang tua Ahda dan Maya. Setelah keluarga P.Fadhly pulang, keluarga P.A’ang pun berkumpul di ruang tamu. Setelah itu, P.A’ang memulai pembicaraan.
P.A’ang : emm, nak ... bapak mau bicara soal biaya sekolah mu ...
Ah+Ma : iya pak, ada apa ?
P.A’ang         : tadi bapak dapat saran dari orang tuanya Novita dan Imel mengenai beasiswa
Ibu Silvi : terus maksud bapak mu ini, bagaimana kalau kalian daftar untuk mendapatkan beasiswa ?
Ahda             : tapi saya tidak tau bu, caranya untyk mendaftar ...
Maya           : iya bu, saya juga (agak menunduk, perlahan)
P.A’ang       : tidak apa-apa nak, kata P.Fadhly itu masalah gampang, nanti kalian pergi ke ruang guru dulu untuk mencari informasi tentang beasiswa
Maya : iya pak,terima kasih ya pak atas info nya ...
Ahda            : kalau begitu kami ke kamar dulu ya pak, bu ...
P.A’a+B.Sil : iya nak ...

Ahda dan Maya pun menerima saran dari kedua orang tuanya. Mereka pun mendapatkan beasiswa. Semenjak itu pula prestasi Ahda dan Maya meningkat. Dan tidak terasa, Ahda,Maya,Novita,dan Imel akan lulus dari sekolah SMP tercintanya karena mereka akan menempuh jenjang sekolah yang lebih tinggi lagi. Kedua orang tua dari Ahda,Maya,Novita,dan Imel pun sangat bangga kepada mereka. Akhirnya acara perpisahan pun datang dan beberapa jam kemudian acara tersebut selesai, setelah selesai mengikuti acara perpisahan Ahda, Maya, dan kedua orang tuanya pun pulang ... selama di perjalanan pulang keluarga ini saling berbincang-bincang.
Ibu Silvi      : alhamdulillah pak, anak kita bisa menjadi juara di kejuaraan Nasional dan menjadi murid berprestasi di sekolah
P.A’ang      : iya bu ... kami sangat bangga terhadap kalian ...
Ah+Ma       : terima kasih pak, bu ...
Ahda            : ini semua juga berkat bapak dan ibu yang selalu berdo’a dan mendukung kami dalam belajar dan menggapai cita-cita ...
Maya            : terima kasih pak bu atas do’a dan dukungannya
Ahda           : iya pak bu, terima kasih ...
P.A’ang +B.Silvi : iya nak, sama-sama ... ini juga kerja keras kalian ...

Dalam perjalanan pulang mereka berpapasan dengan Novita dan Imel beserta kedua orang tuanya dan mereka pun saling menyapa dan memuji ...
P.A’ang+B.Silvi : eh, pak bu ... selamat ya ... anak bapak sangat berprestasi
P.Fadhly+B.April : ehh, iya pak ... terimakasih, anak bapak juga berprestasi ...
Novita+Imel   : selamat ya Da, May .. kalian menjadi murid berprestasi dan pemenang kejuaraan                                 Nasional
Ahda+Maya   : iya, terima kasih ... kalian juga sangat berprestasi ... bisa lulus dengan nilai yang                                   sangat memuaskan, dan menjadi murid berprestasi juga teladan dan menjuarai lomba                           olympiade
Novita+Imel   : terima kasih, kalian juga pernah menjuarai beberapa lomba olympiade
(Ahda,Maya,Novita,dan Imel pun berjalan dahulu sambil berbincang-bincang)
P.A’ang          : (sambil berjalan dengan P.Fadhly) terima kasih pak atas sarannya dulu, tentang                                      beasiswa
P.Fadhly         : iya pak, sama-sama ... sudah sepatutnya kita saling membantu satu sama lain yang                               sedang kesusahan
Ibu April        : kalau begitu mari kita pulanh bersama sekaligus juga silaturrahmi
Ibu Silvi         : iya bu, mari ... (sambil mengajak semua)

Akhirnya Ahda dan Maya mendapat kebahagiaan atas hasil kerja kerasnya untuk belajar. Dengan bekal kemampuannya, Ahda,Maya,Novita,dan Imel  akan dapat menggapai cita-cita nya.

                                                                       “TAMAT”

Isi Materi Tentang Hakikat Hak Asasi Manusia.


     Manusia diciptakan dengan kemampuan dan kelebihan dasar dalam hidupnya seperti akal pikiran,rasa,dan karsa. Selain itu manusia juga diberikan hak-hak dasar yang disebut Hak Asasi Manusia
     Pengertian Hak Asasi Manusia.
        Hak  asasi manusia adalah hak dasar atau pokok  yang melekat pada diri manusia sejak lahir sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa.Hak asasi manusia diberikan sejak lahir karena martabatnya sebagai manusia dan bukan diberikan oleh masyarakat atau pun negara.Sifat hak asasi manusia adalah universal artinya hak itu dimiliki oleh setiap orang di seluruh dunia,kapanpun dan dimanapun tanpa terkecuali.jadi,hak asasi manusia tidak dapat dihilangkan,dirampas,atau dinyatakan tidak berlaku oleh siapapun, kapanpun,dan dimanapun manusia berada.Hak asasi manusia merupakan anugerah yang wajib dihormati, dijunjung tinggi, dan dilindungi oleh negara,hukum,dan pemerintah.
Beberapa pendapat mngenai pengertian HAM, sebagai berikut.
   1. The Declaration of Human Rights(Pernyataan Sedunia tentang HAM).
             Pengertian HAM dapat ditemukan di bagian mukadimah (pembukaan) dari naskah deklarasi ini,yang menyatakan bahwa HAM merupakan pengakuan akan martabat yang terpadu dalam diri setiap orang akan hak-hak yang sama,dan tak teralihkan dari semua anggota keluarga manusia ialah dasar dari kebebasan,keadilan,dan perdamaian dunia.
   2.  UU RI No.39 Tahun 1999.
             Pengertian tentang HAM dapat kita lihat pada UU RI No.39 Tahun 1999 pada Pasal 1 Ayat(1) yang berbunyi “Hak asasi manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat keberadaan manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.Hak ini merupakan anugerah-Nya sehingga wajib dihormati,pemerintahan dan setiap orang,demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia.”
   3.  John Lock.
             HAM adalah hak-hak yang diberikan langsung oleh Tuhan sebagai hak kodrati.Oleh sebab itu,tidak ada kekuasaan apa pun di dunia yang dapat mencabutnya.
   4.  Prof.Mr.Koentjoro Poerbapranoto.
             HAM adalah hak yang bersifat asasi.Artinya,hak-hak yang dimiliki manusia menurut kodratnya yang tidak dapat dipisahkan dari hakikatnya sehingga suci.

        Pengertian HAM tidaklah statis, melainkan dinamis. Hak asasi yang semula hanya merupakan kepedulian akan perlindungan terhadap individu dalam menghadapi kekuasaan negara absolut, berkembang menjadi hak yang memberi perlindungan bagi manusia dalam berbagai bidang baik ekonomi sosial dan budaya.
Selain hak asasi, ada juga kewajiban asasi. Dalam kehidupan kemasyarakatan, kewajiban asasi harus didahulukan pelaksanaannya, baru menuntut haknya. Hak asasi tidak dapat dituntut pelaksanaannya secara mutlak karena penuntutan secara mutlak berarti melanggar hak-hak yang sama dari orang lain.
Macam-Macam Hak Asasi Manusia
Pada awalnyahak asasi manusia meliputi tiga hal, yaitu hak hidup, hak bebas, dan hak milik.
     1.  Hak Hidup
               Hak hidup adalah hak untuk hidup dan menikmati kehidupan.
     2.  Hak Bebas
               Hak bebas adalah hak untuk bebas dari dan melakukan sesuatu, misalnya bebas dari rasa takut, bebas dari penindasan, bebas menyatakan pendapat, dan bebas berkumpul.
     3.  Hak Milik
               Hak milik adalah hak untuk memiliki sesuatu.

       Sejalan dengan perkembangan keadaan, hak asasi manusia juga ikut mengalami perkembangan.Menurut The Universal Declaration of Human Rights yang dideklarasikan oleh PBB pada tanggal 10 Desember 1948 macam-macam hak asasi manusia dikelompokkan sebagai berikut.
     1.  Hak-Hak Politik dan Yuridis
              Hak politik merupakan hak yang didapat oleh seseorang dalam hubungan sebagai seorang anggota di dalam lembaga untuk menduduki jabatan-jabatan politik, hak memegang jabatan-jabatan umum dalam negara, atau hak yang menjadikan seseorang ikut serta di dalam mengatur kepentingan negara atau pemerintahan.
     2.  Hak-Hak Sosial, Ekonomi, dan Budaya
              Hak sipil dalam pengertian yang luas merupakan hak yang dinikmati oleh manusia dalam hubungannya dengan warga negara yang lainnya, dan tidak ada hubungannya dengan penyelenggaraannya kekuasaan negara.
     3.  Hak-Hak Atas Martabat dan Integritas Manusia
              Bangsa Indonesia sebagai warga dunia dan anggota PBB memiliki tanggung jawab moral untuk melaksanakan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia  .Dengan adanya ketetapan MPR No. XVII/MPR/1998 tentang Hak Asasi Manusia dan Undang-Undang No. 39 Tahun 1999 tentang HAM sebagai bentuk pelaksanaan hak asasi manusia.

  Adapun menurut sifatnya, hak asasi manusia dapat dikelompokkan sebagai berikut.
      1.  Hak Asasi Pribadi (Personal Rights)
               Hak asasi pribadi (personal rights), yaitu hak-hak pribadi yang dimiliki setiap orang, seperti kebebasan dan hak untuk hidup, memeluk agama, kebebasan beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa.
      2.  Hak Asasi Ekonomi (Property Rights)
               Hak asasi ekonomi (property rights), yaitu hak-hak ekonomi yang dimiliki setiap orang, seperti hak untuk memiliki sesuatu barang (rumah, tanah, pelengkapan rumah tangga, dan lain-lain), hak membeli dan menjual, hak memanfaatkan barang milik pribadi, hak berusaha dan memperoleh penghidupan yang layak, dan sebagainya.
      3. Hak Asasi Hukum dan Pemerintahan  (Rights Of Legal Equality)
               Hak asasi dalam hukum dan pemerintahan, yaitu hak-hak yang dimiliki setiap orang untuk mendapat perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan (rigghts of legal equality), seperti hak untuk memperoleh perlindungan hukum, hak untuk berpartisipasi dalam pemerintahan, dan sebagainya.
     4.  Hak Asasi Politik (Political Rights)
               Hak asasi politik (political rights), yaitu hak-hak yang dimiliki setiap orang di bidang politik, seperti hak memilih dan dipilih dalam pemilihan umum,hak mendirikan partai politik,mendirikan organisasi,memasuki organisasi sosial politik,kebebasan berpolitik, dan sebagainya.
     5.  Hak Asasi Sosial Budaya (Social And Cultur Rights)
               Hak asasi sosial budaya (social and cultur rihgts), yaitu hak asasi yang dimiliki oleh setiap orang di bidang kehidupan sosial budaya, seperti hak untuk memperoleh pendidikan, memperoleh pelayanan sosial, memperoleh pelayanan kesehatan, kebebasan bergaul dan bermasyarakat, kebebasan mengembangkan nilai-nilai budaya, kebebasan menghasilkan karya,dan sebagainya.
     6.  Hak Asasi di Bidang Prosedur Hukum (Procedured Rights)
               Hak asasi di bidang prosedur hukum (procedured rights), yaitu hak asasi yang dimiliki setiap orang untuk mendapatkan perlakuan sesuai tata cara peradilan dan perlindungan hukum,seperti dalam hak tata cara penangkapan,penyidikan, penggeledahan,pembelaan hukum, peradilan, dan sebagainya.

        Menurut UU No.39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, HAM dikelompokkan sebagai berikut.
        1.  Hak untuk Hidup
                  Setiap orang berhak untuk hidup, mempertahankan hidup, meningkatkan taraf kehidupannya,hidup tenteram, aman, damai, bahagia, sejahtera lahir dan batin, serta memperoleh lingkungan hidup yang baik dan sehat.
2.  Hak Berkeluarga dan Melanjutkan Keturunan
                  Setiap orang berhak untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah atas kehendak yang bebas.
3.  Hak Mengembangkan Diri
                  Setiap orang berhak untuk memperjuangkan hak pengembangan dirinya, baik secara pribadi maupun kolektif, untuk membangun masyarakat, bangsa, dan negaranya.
4.  Hak Memperoleh Keadilan
                  Setiap orang tanpa kecuali, berhak untuk memperoleh keadilan dengan mengajukan perpohonan, pengaduan, dan gugatan, baik dalam perkara pidana, perdata maupun administrasi, serta diadili melalui proses peradilan yang bebas dan tidak memihak,sesuai dengan hukum acara yang menjamin pemeriksaan secara objektif oleh hakim yang jujur dan adil untuk memperoleh putusan yang adil dan benar.
5.  Hak Atas Kebebasan Pribadi
                 Setiap orang bebas untuk memilih dan mempunyai keyakinan politik, mengeluarkan pendapat di muka umum, memeluk agama masing-masing, tidak boleh diperbudak, memilih kewarganegaraan tanpa diskriminasi, bebas bergerak, berpindah, dan bertempat tinggal di wilayah Republik Indonesia.
6.  Hak Atas Rasa Aman
                 Setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan,martabat, hak milik ,rasa aman, dan tenteram serta perlindungan terhadap ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu.
7.  Hak Atas Kesejahteraan
                 Setiap orang berhak mempuyai milik, baik sendiri maupun bersama-sama dengan orang lain demi pengembangan dirinya, bangsa, dan masyarakat dengan cara tidak melanggar hukum serta mendapatkan jaminan sosial yang dibutuhkan,berhak atas pekerjaan, kehidupan yang layak, dan berhak mendirikan serikat pekerja demi melindungi dan memperjuangkan kehidupannya.
8.  Hak Turut Serta dalam Pemerintahan
                 Setiap warga negara berhak turut serta dalam pemerintahan dengan langsung atau perantaraan wakil yang dipilih secara bebas dan dapat diangkat kembali dalam setiap jabatan pemerintahan.
9.  Hak Wanita
                 Seorang wanita berhak untuk memilih, dipilih, diangkat dalam jabatan, profesi, dan pendidikan sesuai dengan persyaratan dan peraturan perundang-undangan. Di samping itu wanita juga berhak mendapatkan perlindungan khusus dalam pelaksanaan pekerjaan atau profesinya terhadap hal-hal yang dapat mengancam keselamatan dan atau kesehatannya.
10. Hak Anak
                  Setiap anak berhak atas perlindungan oleh orang tua, keluarga, masyarakat, dan negara serta memperoleh pendidikan, pengajaran dalam rangka pengembangan diri dan tidak dirampas kebebasannya secara ukum.

        Perkembangan Hak Asasi Manusia

Berdasarkan fakta sejarah hak asasi manusia sudah ada jauh sebelum tahun Masehi hingga sekarang. Sejarah perkembangan hak asasi manusia, sebagi berikut.

            Abad Sebelum Masehi
     - Nabi Musa memimpin dan mempelopori perjuangan hak asasi kemerdekaan  bangsa Yahudi untuk membebaskan diri dari kesewenangan dan penindasan Raja Fir’aun (Mesir).
     - Raja Hammurabi (Babylonia)
              Ia membentuk hukum Hammurabi bagi masyarakat Babylonia untuk menjamin keadilan bagi warganya. Hukum Raja Hammurabi ditulis dalam sebuah buku yang terdiri atas 4.000 baris. Hukum itu berisi tentang masalah-masalah yang berhubungan denan rakyat, seperti persyaratan menjadi anggota tentara, tata cara pengadilan, tata cara mendirikan bangunan, pengorbanan, kedudukan para budak, urusan keluarga, hukum terhadap berbagai kejahatan, penentuan harga, dan upah.
      - Raja Solon (Polis Athena, Yunani)
               Ia membuat Undang-Undang yang menjamin hak-hak keadilan dan persamaan bagi warganya. Untuk itu, dibentuklah “Heleae” (Mahkamah peradilan) dan “Ecclesia” (Majelis Rakyat). “Ecclesia” merupakan majelis yang beranggotakan seluruh rakyat, tetapi khusus laki-laki dewasa dan berstatus merdeka (bukan budak). Inilah yang kemudian terkenal dengan sistem demokrasi langsung pada masa Athena, Yunani (600 SM).
      - Kaisar Romawi, Flavius Anacius Justinianus (527 SM)
               Ia menciptakan peraturan hukum yang dikodifikasikan, yaitu Corpus luris yang juga terkenal dengan Codex Justinianus. Dan selanjutnya menjadi dasar terbentuknya peraturan hukum barat modern.
      - Filsuf-filsuf, Yunani yang berpikiran maju seperti Socrates, Plato, dan Aristoteles, ajaran-ajarannya menjadi dasar dan pendukung hak-hak asasi manusia. Mereka mengritik pemerintahan raja yang sewenang-wenang yang bertentangan dengan cita-cita mayoritas warganya.

          Abad ke-13 hingga 20 M
Pemikiran hak asasi manusia tersebut dituangkan dalam piagam/deklarasi, yaitu sebagai berikut.
    - Magna Charta (Piagam Agung), 15 Juni 1215
             Piagam ini meruoakan piagam pertama termasyhur di Eropa yang mengakui hak kemerdekaan diri yang lahir di Inggris pada masa pemerintahan Raja Johan Lackland.
    - Petition of Rights
             Piagam ini berisi pertanyaan parlemen Inggris yang ditujukan kepada raja mengenai hak-hak rakyat dan jaminannya, dan mendapat jawaban dari raja. Hal ini dianggap sebagai ketegasan hukum.
    - Habeas Corpus Act, 1679
             Piagam ini lahir di Inggris pada masa pemerintahan Charles II yang memuat jaminan seseorang tidak boleh ditangkap dan ditahan dengan semena-mena, kecuali menurut peraturan perundang- undangan yang berlaku.
    - Bill of Rights (Pernyataan Hak Asasi Manusia), 1689
             Piagam ini lahir dan diciptakan oleh parlemen Inggris yang memuat pengakuan terhadap petisi kebebasan berbicara dan mengeluarkan pendapat bagi parlemen, dan pemilih parlemen harus bebas.
    - Declaration of Independence (Pernyataan Kemerdekaan Rakyat Amerika), 4 Juli 1776
             Piagam ini merupakan piagam hak-hak asasi manusia yang mengandung pernyataan behwa sesungguhnya semua bangsa diciptakan sama derajatnya oleh Tuhan Yang Maha Pencipta. Semua manusia dianugerahi oleh Sang Pencipta hak hidup, kemerdekaan, dan kebebasan untuk menikmati kebahagiaan.
    - Declarations des Droit de L’home et Du Citoyen (Pernyataan Hak-Hak Manusia dan Warga Negara), 14 Juli 1789
Piagam ini dicetuskan pada permulaan Revolusi Prancis sebagai perlawanan terhadap kesewenang-wenangan Raja Louis XVI. Revolusi ini diprakarsai oleh J.J. Rousseau, Voltaire, dan Montesquieu dengan semboyannya liberte (kemerdekaan), egalite (persamaan), fraternete (persaudaraan).

Abad Ke-20 Hingga Sekarang
Pada tahap ini perjuangan HAM telah berorientasi universal. Piagam-piagam HAM yang dihasilkan tidak hanya terbatas pada lingkup wilayah tertentu.

-  Rights of Self Determination, Januri 1918
         Piagam ini diusulkan oleh Theodore Woodrow Wilson, yang memuat empat pasal untuk mewujudkan perdamaian secara adil.
- The Four Freedom, 1941
         The Four Freedom, yaitu empat macam hak kebebasan yang dikemukakan oleh F.D. Rousevelt (Presiden Amerika Serikat) pada tahun 1941. Isinya sebagai berikut.
    -  Kebebasan berbicara dan mengemukakan pendapat (freedom of speech and expression).
    -  Kebebasan beragama dan berkepercayaan (freedom of religion).
    -  Kebebasan dari kemiskinan dan kekurangan (freedom of fear).
    -  Kebebasan seseorang dari rasa takut dan kurang aman (freedom of want).
- Universal Declaration of Human Rights (PBB)
          Pernyataan sedunia tentang hak-hak manusia. Universal Declaration of Human Rights merupakan keputusan sidang Dewan Ekonomi Sosial PBB di Paris, Prancis, yang ditetapkan dengan 48 negara setuju dan 8 negara abstain.
- Convenan on Human Rights (Majelis Umum PBB)
          Piagam ini berisi tentang berikut ini.
            1. The International Convenant on Civil and Political Rights, yaitu persetujuan tentang hak-hak sipil dan hak-hak politik.
            2. The International Convenant on Economic, Social and Cultural Rights, tentang syarat-syarat dan nilai-nilai bagi sistem demokrasi, sosial, dan budaya.
-  Konferensi Dunia Hak Asasi Manusia (Wina, Austria), yang menghasilkan Vienna Declaration on Action Plant.